01 May 2026

Get In Touch

Dukung Efisiensi Energi, DPRD Jatim Wajib ASN Sekretariat Gunakan Transportasi Umum

Sekretaris DPRD Jatim, Ali Kuncoro
Sekretaris DPRD Jatim, Ali Kuncoro

SURABAYA (Lentera) — DPRD Jawa Timur segera mengeluarkan edaran yang mewajibkan ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Jatim, menggunakan transportasi umum sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi.

Sekretaris DPRD Jatim, Ali Kuncoro mengatakan selama ini imbauan penggunaan transportasi umum sudah diterapkan. Namun, dalam waktu dekat kebijakan tersebut akan diperkuat melalui edaran resmi.

“Akan kita bikinkan edaran resmi. Mungkin kami ambil hari Jumat untuk menggunakan transportasi massal. Kalau yang sekitaran kantor bisa menggunakan sepeda,” ungkap Ali Kuncoro, Rabu (29/04/2026).

Ia menjelaskan, sebelum rencana edaran tersebut, pihaknya telah lama mendorong pegawai menggunakan transportasi umum, termasuk mengimbau pegawai dari luar Surabaya untuk bermalam di kantor guna menghemat bahan bakar.

Selain itu, pegawai di kawasan Surabaya Raya dinilai dapat memanfaatkan transportasi umum seperti Bus TransJatim, sehingga kebijakan ini tidak akan mengejutkan ASN di lingkungan DPRD Jatim.

Dalam upaya efisiensi anggaran, Sekretariat DPRD Jatim juga melakukan penghematan operasional, seperti mematikan listrik dan air di luar jam kerja serta saat hari kerja dari rumah (WFH) setiap Rabu. Ali menyebut, langkah tersebut diperkirakan mampu menekan anggaran operasional hingga 15–20 persen.

“Ini hitungan kalkulatif kami. Tapi kalau riilnya nanti kita lihat setelah satu bulan, bisa berapa rupiah yang bisa dihemat dari tagihan listrik dan air di DPRD Jatim,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Budiono mendukung kebijakan tersebut dan mendorong ASN menggunakan transportasi umum. Ia mencontohkan pengalamannya menggunakan kereta api dari Bojonegoro menuju Surabaya, yang dinilai lebih hemat dibanding kendaraan pribadi.

“Transportasi umum sekarang sudah nyaman dan efisien,” kata Budiono.

Budiono juga menegaskan, Komisi A akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan efisiensi anggaran dengan meminta laporan rutin dari OPD mitra kerja.

“Ini bentuk pengawasan kami,” pungkasnya.

 

Reporter: Pradhita/Editor: Ais

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.