SURABAYA (Lentera) -Acara Halalbihalal Senam Dahlan Iskan (SDI) di Rumah Gadang, Minggu pagi (29/3/2026) berlangsung meriah.
Peserta senam yang selama ini mengenakan pakaian olahrga, kali ini mengenakan busana muslim. Terutama yang wanita. Yang laki-laki pun, juga demikian.
Ada yang mengenakan pakaian adat Madura, adat Padang, pakaian yang sehari-hari untuk shalat, lengkap dengan kopiahnya, juga ada.
Kalangan ibu-ibu, ada yang mengenakan gaun kebaya, baju kurung, ada juga yang memakai abaya, dan sebagainya. Sehingga nampak anggun dan cantik.
Merekai mengenakan busana bernuansa islami, karena untuk merayakan acara Halalbihalal. Namun, tak menghalangi gerak langkah mereka mengikuti irama lagu.
Goyangan pinggul, dan loncat-loncat, masih seperti hari-hari biasa.
Maklum mereka tiada hari tanpa senam. Seminggu penuh. Sehingga seketat apa pun pakaian yang dikenakan, tak akan mengganggu gerak dan langkah mereka.
Yang pakaiannya menarik, diberi hadiah sepontan berupa uang oleh Dahlan Iskan, pendiri senam yang menggunakan namanya itu.
Acara nya pun seperti hari-hari biasa. Yaitu dimulai pukul 05:45 sampai pukul 06:45. Satu jam penuh. Dengan manampilkan 16 lagu.
Diawali dengan lagu mandarin untuk pemanasan.
Lagunya pun bermacam. Selain lagu mandarin, ada juga lagu-lagu yang syairnya nernuansa Arabi, dan lagu khas NTT.
Usai senam, dilanjutkan dengan salam-salaman. Doa bersama yang dipimpin Ust Misbahul Huda, serta foto bersama menutup kegiatan ini.
Acara diakhiri dengan makan bersama. Soto daging dan nasi pecel disajikan oleh panitia, untuk seratus lebih peserta (*)
Penulis: Nazaruddin Ismail, Wartawan Senior|Editor: Arifin BH




.jpg)
