SURABAYA (Lentera) - Penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Dupak, Surabaya dinilai masih gelap, kondisi tersebut kembali menjadi sorotan setelah terjadi aksi pembacokan terhadap dua pemuda pada malam takbiran Idulfitr, Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Kasus pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 00.00–01.00 WIB di Jalan Dupak, tepatnya di dekat SPBU sisi PGS Pasar Turi. Dua remaja yang berboncengan sepeda motor menjadi korban penyerangan oleh sekelompok pelaku.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya, Azhar Kahfi meminta pemerintah kota (Pemkot) segera memperbaiki PJU di kawasan tersebut. Ia menilai kondisi jalan yang gelap berkontribusi terhadap tingginya potensi tindak kriminal.
“Kami melihat persoalan di Jalan Dupak ini tidak bisa dianggap sepele, karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga yang melintas setiap hari,” kata Kahfi, Senin (23/3/2026).
Kahfi menuturkan, perbaikan PJU harus menjadi langkah prioritas karena banyak lampu jalan yang tidak berfungsi. Menurutnya, kondisi tersebut sama saja dengan tidak adanya penerangan sama sekali.
“Perbaikan PJU harus menjadi prioritas. Lampu yang mati harus segera diperbaiki. Kalau lampunya ada tapi tidak menyala, keberadaannya sama saja seperti tidak ada,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan perhatian kepada keluarga korban sekaligus memberikan catatan kepada Pemerintah Kota Surabaya agar lebih serius melakukan pemeliharaan PJU serta memetakan titik-titik rawan yang berulang kali terjadi tindak kriminal.
Tidak hanya itu, Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini juga mendorong, pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan sebagai langkah pencegahan tambahan.
"Keberadaan CCTV dapat membantu proses pengawasan sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan," tambahnya.
Ia juga meminta, aparat keamanan meningkatkan patroli rutin, terutama pada jam-jam rawan, agar masyarakat merasa lebih aman saat melintas pada malam hari.
“Keamanan warga adalah hal mendasar, dan negara harus hadir memastikan ruang publik tetap aman untuk semua,” pungkasnya.
Reporter: Amanah/Editor: Ais




.jpg)
