20 March 2026

Get In Touch

Penumpang Ditemukan Tewas di dalam Bus yang Mengantre Penyeberangan ke Bali

Personel kepolisian melakukan evakuasi penumpang bus yang dilaporkan pingsan saat antre mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Rabu (18/3/2026). (Dok.Istimewa)
Personel kepolisian melakukan evakuasi penumpang bus yang dilaporkan pingsan saat antre mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Rabu (18/3/2026). (Dok.Istimewa)

BANYUWANGI (Lentera) - Seorang penumpang wanita ditemukan tewas di dalam bus yang sedang menunggu untuk memasuki Pelabuhan Gilimanuk di Bali, kata pihak berwenang, seiring meningkatnya eksodus liburan tahunan di Indonesia dan para pejabat mendesak para pelancong untuk memantau kesehatan mereka.

“Kami menerima laporan dari kondektur bus tentang seorang penumpang yang pingsan. Saat kami periksa, dia sudah meninggal,” kata Komisaris Polisi I Nyoman Wiryadarma pada hari Rabu (18/3/2026) melansir antara.

Wiryadarma, wakil kepala gugus tugas keamanan Gilimanuk untuk operasi Ketupat Agung 2026, mengatakan penumpang tersebut, yang diidentifikasi dengan inisial R, sedang dalam perjalanan ke Kebumen di Jawa Tengah.

Ia mengatakan wanita itu dibawa ke klinik kesehatan terdekat di Gilimanuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas medis kemudian mengkonfirmasi bahwa penumpang tersebut telah meninggal, katanya, menambahkan bahwa pihak berwenang sedang berkoordinasi dengan keluarganya untuk memulangkan jenazah ke Jawa Tengah.

Kepala Kepolisian Jembrana, Komisaris Besar Kadek Citra Dewi Suparwati, mengatakan jenazah telah dikirim ke kampung halaman korban.

Ia mengatakan hanya dilakukan pemeriksaan luar, yang tidak menemukan tanda-tanda tindak kejahatan.

“Tidak ditemukan kejanggalan dalam pemeriksaan luar. Prosedur lebih lanjut seperti otopsi tidak dilakukan,” katanya.

Pihak berwenang mendesak para musafir untuk memastikan kesehatan mereka baik sebelum berangkat, mengingat kondisi perjalanan yang tidak dapat diprediksi selama periode puncak musafir.

“Kami tidak dapat menilai kesehatan setiap musafir secara individual. Hanya mereka yang tahu kondisi mereka sendiri. Jika tidak sehat, lebih baik beristirahat,” katanya.

Dalam beberapa hari terakhir, lebih dari selusin musafir pingsan selama periode musafir tetapi segera ditangani oleh petugas, kata pihak berwenang.

Secara terpisah, operator jalan tol PT Marga Mandalasakti melaporkan peningkatan lalu lintas di jalan tol Tangerang–Merak di Provinsi Banten selama periode musafir.


Sebanyak 307.779 kendaraan melewati gerbang tol Cikupa di kilometer 31 antara tanggal 11 Maret dan 17 Maret 2026, kata perusahaan tersebut.

Volume lalu lintas meningkat sebesar 5,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan lalu lintas harian mencapai 59.204 kendaraan.

Angka ini juga 15,3 persen lebih tinggi dari tingkat lalu lintas harian rata-rata normal, tambah perusahaan tersebut.

Lalu lintas keluar di gerbang tol Merak menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya juga meningkat, dengan 86.632 kendaraan tercatat selama periode yang sama. (*)

 

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.