Masjid Jami’ Kota Malang Matangkan Persiapan Salat Idul Fitri 1447 H, 10 Ribu Jamaah Diperkirakan Hadir
MALANG (Lentera) - Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Jami’ Kota Malang diperkirakan akan dihadiri lebih dari 10 ribu jamaah. Panitia takmir pun mulai mematangkan berbagai persiapan guna mengantisipasi membludaknya jemaah yang diprediksi meluber hingga ke kawasan sekitar masjid.
"Kalau melihat dari tahun-tahun sebelumnya, kemungkinan sekitar 10 ribu lebih jamaah. Karena selain di area masjid, biasanya meluber sampai ke arah Malang Plaza, bahkan hingga kawasan Kayutangan Heritage," ujar Ketua Takmir Masjid Jami Athoillah Wijayanto, Kamis (19/3/2026).
Dengan kondisi tersebut, pihak takmir menyiapkan langkah antisipatif, khususnya dalam pengaturan arah kiblat bagi jamaah yang berada di luar area utama masjid. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi jalan yang tidak lurus berpotensi membuat arah saf tidak sesuai.
"Karena posisi jalannya miring, kami khawatir jamaah mengikuti arah jalan. Jadi nanti akan kami tata dan beri imbauan agar arah kiblat tetap sesuai," jelasnya.
Selain itu, pihak takmir juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memperluas area pelaksanaan salat. Jamaah nantinya diperbolehkan menggunakan kawasan Alun-alun Merdeka yang telah selesai direvitalisasi.
Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga dilakukan, termasuk dengan pihak gereja yang berada di sekitar lokasi masjid. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah tanpa mengganggu aktivitas pihak lain.
"Kami juga sudah komunikasi dengan pihak gereja untuk penggunaan jalan di depan gereja. Ini memang rutin kami lakukan setiap tahun," imbuh Athoillah.
Terkait potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah, Athoillah menegaskan pihaknya tetap siap melaksanakan salat sesuai keputusan yang berlaku.
Diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3/2026), sementara pemerintah masih akan menentukan melalui sidang isbat pada sore ini.
Sementara itu, untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri, panitia telah menetapkan KH Imam Makruf dari Kepanjen sebagai khatib. Ia diketahui merupakan pengurus yayasan di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen.
Sedangkan imam salat Idul Fitri nantinya akan dipimpin oleh imam rawatib Masjid Agung Jami’, yakni Ustad H. Nurul Yakin. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
