26 February 2026

Get In Touch

Dukung Kediri City Tourism, Mbak Wali Serahkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (kiri) menumpang becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang dikemas dalam Becak On The Road, Rabu (25/2/2026) sore.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (kiri) menumpang becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang dikemas dalam Becak On The Road, Rabu (25/2/2026) sore.

KEDIRI (Lentera) - Pemerintah Kota Kediri menyalurkan 200 becak listrik bantuan Presiden Prabowo melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), kepada penarik becak di Kota Kediri untuk mendukung terwujudnya Kediri City Tourism.

Penyerahan bantuan becak listrik diserahkan oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati didampingi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD di Halaman Balai Kota Kediri, Rabu (25/02/2026) sore.

"Saya sampaikan terima kasih sekaligus apresiasi kepada Bapak Presiden Subianto, beserta jajaran Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional atas kepeduliannya," tutur Wali Kota Kediri yang biasa disapa Mbak Wali ini.

Orang nomor satu di Pemkot Kediri ini juga mengucapkan syukur alhamdulillah, program Presiden Prabowo dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Kediri. 

"Momen ini juga terasa istimewa, karena bertepatan satu tahun kepemimpinan kami bersama masyarakat mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN," jelasnya.

Mbak Wali mengatakan, penyerahan bantuan becak listrik ini merupakan upaya Bapak Presiden untuk mendorong transportasi yang ramah lingkungan. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya penarik becak. 

Harapannya, becak listrik yang diserahkan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh penarik becak. Dimana becak listrik ini tidak boleh dijual, digadaikan maupun dipindah tangankan. 

"Dengan adanya becak listrik Bapak penarik becak tidak perlu mengayuh lagi. Selain itu, diharapkan Bapak-bapak bisa lebih produktif lagi. Adanya becak listrik memudahkan untuk mencari nafkah bagi keluarganya," tandasnya.

Wali Kota termuda ini mengungkapkan, penyerahan bantuan becak listrik di Kota Kediri ini dikemas dalam Becak On The Road. Dengan adanya touring, santunan, cek kesehatan gratis, OPM, kultum, buka puasa bersama hingga pengundian Umroh. 

Kedepan, OPD terkait juga dapat menyiapkan program lanjutan untuk memperkuat ekosistem wisata dan pemberdayaan ekonomi para pengemudi. Termasuk dukungan fasilitas penunjang seperti peningkatan titik stasiun pengisian listrik umum (SPLU). 

"Kami akan bekerjasama dengan PLN UP3 Kediri untuk mendukung penyediaan fasilitas pengisian daya yang memadai agar operasional becak listrik berjalan lancar. Kriteria penerima becak listrik masuk dalam desil 1-5 dan rata-rata berusia di atas 55 tahun. Becak listrik ini nanti juga tentunya mendukung program Kediri City Tourism," ungkapnya.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua DPRD Firdaus, Wakil Ketua DPRD Sudjono, jajaran anggota DPRD, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra, Kajari Kota Kediri Rivo Chandra, Pj Sekda Ferry Djatmiko, perwakilan Forkopimda Plus, Ketua Jawa Timur YGSN sekaligus koordinator becak listrik Indonesia Ana Setyawati, jajaran YGSN, Ketua FKUB Moh.Salim, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Direktur BUMD, Camat, Lurah dan tamu undangan lainnya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan perhatian langsung Presiden Prabowo kepada para penarik becak. 

"Penggunaan becak listrik diharapkan mampu mengurangi beban fisik, dimana selama ini harus menggunakan tenaga penuh untuk mengayuh becak," katanya.

Setiap unit becak listrik memiliki nilai sekitar Rp 22 juta, seluruh pendanaannya berasal dari dana pribadi Presiden bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Acara di Kota Kediri ini sangat luar biasa sekali, kedatangan kami ke sini untuk menyampaikan bantuan becak listrik dari Bapak Presiden. Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringakan dalam mencari nafkah untuk keluarga," imbuhnya.

Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian serah terima becak listrik oleh Direktur Perencana dan Pengembangan YGSN, perwakilan penarik becak dan Wali Kota Kediri. 

Lalu penyerahan sembako, penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Kementerian Kebudayaan, dan lainnya. Ada pula tausiyah dari KH.Muhammad Abdurrohman Al Kautsar.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.