03 February 2026

Get In Touch

Pemkot Surabaya Pastikan Flyover Taman Pelangi Mulai Dikerjakan Tahun Ini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau lokasi pembangunan flyover Taman Pelangi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau lokasi pembangunan flyover Taman Pelangi.

SURABAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan proyek pembangunan Flyover Taman Pelangi segera memasuki tahap pelaksanaan tahun ini. Infrastruktur jalan layang ini disiapkan sebagai solusi utama untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan Surabaya selatan, sekaligus menjamin keamanan dan percepatan pembangunan.

Wali Kota Surabaya. Eri Cahyadi, mengungkapkan pemilihan konsep flyover atau overpass dilakukan setelah melalui kajian teknis mendalam bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hasil kajian menyimpulkan bahwa pembangunan underpass berisiko tinggi karena padatnya utilitas bawah tanah di lokasi tersebut.

“Berdasarkan hitungan dari Kementerian dan kami bersama, kalau underpass banyak pipa di sana, terutama pipa gas, itu membahayakan. Selain itu, kalau underpass harus memindah aliran sungai dulu. Maka kita pilih overpass karena hitungannya bisa lebih cepat dan aman,” kata Eri, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, flyover Taman Pelangi dirancang untuk memotong titik paling krusial kemacetan di Surabaya selatan, yakni pertemuan arus lalu lintas dari arah Ahmad Yani menuju Rungkut serta arah Jemursari menuju pusat kota.

Konsep flyover tersebut akan menyerupai Flyover Aloha di Kabupaten Sidoarjo. Arus lalu lintas nantinya dibuat mengalir tanpa hambatan lampu merah dengan sistem continuous flow.

“Jadi nanti tidak ada lampu merah. Dari arah Ahmad Yani langsung naik, turunnya di arah Jemursari, begitu juga sebaliknya. Seperti di Aloha, tidak macet karena perputaran ada di atas dan tidak ada jeda lampu merah yang memicu antrean panjang,” jelasnya.

Terkait kesiapan lahan, Eri mengungkapkan proses pembebasan lahan telah rampung. Seluruh bangunan terdampak sudah menerima ganti rugi, dan saat ini hanya tersisa satu bangunan yang digunakan sementara sebagai pos satuan tugas (satgas).

“Semua bangunan sudah selesai dan sudah mendapatkan ganti rugi. Sekarang prosesnya sudah di tahap desain final dan akan segera masuk pelelangan. Pelaksanaannya dimulai tahun ini,” ungkapnya.

Proyek Flyover Taman Pelangi ini didanai sepenuhnya oleh Kementerian PUPR dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 hingga awal 2027.

“Harapannya, salah satu titik paling padat di Surabaya bagian selatan ini bisa terbebas dari kemacetan, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga,” pungkas Eri. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.