06 February 2026

Get In Touch

Angin Kencang Terjang Malang, Pohon Tumbang Timpa Mobil hingga Warga Alami Luka

(kiri) Pohon tumbang akibat angin kencang di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang (kanan) Pohon tumbang akibat angin kencang di Kota Malang. (dok. BPBD Kabupaten dan Kota Malang)
(kiri) Pohon tumbang akibat angin kencang di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang (kanan) Pohon tumbang akibat angin kencang di Kota Malang. (dok. BPBD Kabupaten dan Kota Malang)

MALANG (Lentera) - Angin kencang melanda wilayah Kabupaten dan Kota Malang, pada Sabtu (24/1/2026). Di Kabupaten Malang, pohon tumbang menimpa sebuah mobil di Bululawang, sementara di Kota Malang seorang warga mengalami luka akibat tertimpa ranting pohon.

Di Kabupaten Malang, sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa mobil yang sedang melintas di Jalan Raya Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, sekitar pukul 12.30 WIB. Pohon jenis trembesi dengan diameter sekitar 80–100 sentimeter dan tinggi kurang lebih 15 meter roboh akibat terpaan angin kencang.

"Pohon tumbang menimpa satu mobil yang sedang melintas dan juga mengenai kabel telekomunikasi serta jaringan listrik," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan. 

Akibat kejadian tersebut, menurutnya arus lalu lintas di jalur Bululawang-Wajak sempat mengalami gangguan. Satu unit mobil dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap, namun tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Penanganan dan pembersihan pohon tumbang selesai sekitar pukul 13.35 WIB, dan arus lalu lintas kembali normal," jelas Sadono.

Sementara itu, angin kencang juga berdampak di wilayah Kota Malang. BPBD Kota Malang mencatat sedikitnya 6 kejadian pohon tumbang yang tersebar di beberapa titik, yakni Jalan Simpang Ijen, Jalan Raya Langsep, Jalan Raya Sumbersari, Jalan Esberg, Jalan Terusan Dieng, serta Jalan Niaga. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno menyebutkan lokasi paling signifikan berada di Jalan Simpang Ijen, di mana pohon berdiameter besar tumbang hingga menutup akses jalan dan mengganggu aktivitas warga.

"Yang terdampak ada 6 lokasi. 1 pohon tumbang dan 5 dahan pohon patah. Yang paling signifikan itu di Jalan Simpang Ijen. Pohon dengan diameter sekitar 30 sentimeter menimpa kabel dan pagar rumah warga," kata Prayitno.

Selain kerusakan infrastruktur, satu kejadian di Jalan Raya Langsep juga mengakibatkan seorang warga mengalami luka ringan setelah tertimpa dahan pohon saat melintas.

"Korban mengaku pusing setelah tertimpa dahan pohon. Karena jatuh dan membentur aspal. Akibatnya luka di kepala. Setelah pemeriksaan oleh Readily Just Target (RJT) dan PMI, korban dibawa ke RS Hermina untuk diobservasi lebih lanjut," ujarnya.

BPBD Kota Malang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga langsung melakukan penanganan di seluruh titik terdampak. Hingga siang hari, Prayitno menyebut petugas masih melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang di Jalan Simpang Ijen agar arus lalu lintas dapat kembali normal.

"Kami harapkan masyarakat selalu memantau rilis BMKG sebelum beraktivitas. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya menunda aktivitas di luar," pungkas Prayitno.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.