21 May 2026

Get In Touch

Dindik Trenggalek Siapkan Pokja Anti Kekerasan Anak dan Percepat Pengisian Kepala Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, saat memberikan keterangan terkait pembentukan pokja budaya sekolah aman dan nyaman serta proses pengisian kepala sekolah, Senin (18/5/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, saat memberikan keterangan terkait pembentukan pokja budaya sekolah aman dan nyaman serta proses pengisian kepala sekolah, Senin (18/5/2026).

TRENGGALEK (Lentera) - Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat keamanan lingkungan sekolah dengan membentuk kelompok kerja budaya sekolah aman dan nyaman. Selain fokus pada penanganan kekerasan terhadap anak, Dindik juga mempercepat proses pengisian dan distribusi kepala sekolah yang saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan BKPSDM Trenggalek dan BKN.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto mengatakan, pembentukan pokja tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai masukan yang disampaikan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Trenggalek dalam audiensi yang digelar Senin (18/5/2026).

“Pertama saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman-teman GMNI yang telah menyampaikan masukan atas beberapa hal yang harus diatensi terkait penyelesaian pendidikan kita, baik di tingkat nasional maupun daerah khususnya Kabupaten Trenggalek,” ujar Agus.

Menurut Agus, berbagai masukan yang diterima menjadi perhatian Dinas Pendidikan untuk memperbaiki sistem pendidikan, termasuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman bagi siswa.

“Untuk penanganan kekerasan terhadap anak, akhir bulan ini kami akan membentuk kelompok kerja terkait budaya sekolah aman dan nyaman,” katanya.

Ia menjelaskan, pokja tersebut nantinya akan menyusun langkah teknis serta SOP penanganan laporan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan. Pokja juga akan melibatkan berbagai unsur pendidikan dan pemerintah daerah.

“Insyaallah dengan pokja ini nanti semua bentuk kekerasan terhadap anak bisa ditangani, khususnya bagaimana membangun budaya yang aman dan nyaman di semua satuan pendidikan,” imbuhnya.

Selain itu, Agus menyebut pokja tersebut direncanakan berada di bawah koordinasi langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek agar penanganan kasus dapat berjalan lebih efektif dan terstruktur.

Saat ini Dinas Pendidikan juga tengah memproses pengisian jabatan kepala sekolah yang saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama BKPSDM.

“Hari ini kami rapat koordinasi dengan BKPSDM. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua proses selesai dan segera diajukan ke BKN untuk selanjutnya dilakukan asistensi dan pengangkatan,” tandasnya.

Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.