03 May 2026

Get In Touch

Dokter Magang di Jambi Meninggal Dunia, Diduga Dipaksa Kerja saat Sakit

Dokter Internship atau magang, dr. Myta Aprilia Azmy di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi yang Viral 'Dipaksa' kerja saat sakit hingga meninggal dunia. (foto:ist/tribunnews)
Dokter Internship atau magang, dr. Myta Aprilia Azmy di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi yang Viral 'Dipaksa' kerja saat sakit hingga meninggal dunia. (foto:ist/tribunnews)

PALEMBANG (Lentera) - Seorang dokter internship atau magang di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi diduga mengalami beban kerja berlebih dan perlakuan tidak manusiawi selama bertugas.

Sang dokter, dr Myta Aprilia Azmi akhirnya meninggal dunia, pada Jumat (1/5/2026) setelah sempat dirawat intensif di RS Mohammad Hoesin, Palembang, Sumatera Selatan.

Kasus kematian dr. Myta Aprilia Azmy viral di media sosial sejak, Jumat (1/5/2026). Informasi meninggalnya dr. Myta ramai dibahas warganet, setelah diduga "dipaksa" bekerja meski sedang dalam kondisi sakit.

Dugaan ini dikuatkan oleh surat yang dikirim oleh Pengurus Besar Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) ke Kemenkes RI, tertanggal 30 April 2026.

Dalam surat tersebut mengutip Tribunnews, Minggu (3/5/2026), mereka meminta agar Kemenkes melakukan audit terhadap RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi, yang menjadi lokasi penugasan dr. Myta.

IKA FK Unsri mengaku, menemukan sejumlah fakta yang berpotensi membahayakan keselamatan dokter magang tersebut.

Mereka menyebut, bahwa dr. Myta diduga, mengalami beban kerja berat tanpa istirahat yang memadai selama menjalani masa internship.

Bahkan, meski kondisi kesehatannya menurun sejak Maret 2026, ia disebut tetap menjalankan tugas jaga.

Kemudian kondisinya sempat memburuk dengan saturasi oksigen di bawah 80 persen sebelum akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang untuk mendapatkan penanganan intensif.

IKA FK Unsri juga menyoroti, dugaan minimnya supervisi dokter pembimbing, persoalan fasilitas seperti kekosongan stok obat, hingga adanya indikasi tekanan agar kondisi tersebut tidak meluas.

Atas hal tersebut, IKA FK Unsri mendesak Kementerian Kesehatan segera melakukan audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif.

Terpisah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan atensi serius terhadap kabar duka meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship yang tengah bertugas di Provinsi Jambi. 

Sebagai langkah nyata, Kemenkes resmi menerjunkan tim investigasi terpadu untuk mengungkap fakta di balik peristiwa ini, terutama terkait dugaan beban kerja yang berlebih.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis, Sabtu (2/5/2026) mengutip TribunJambi, Minggu (3/5/2026), Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes menjabarkan, tujuh poin krusial sebagai respons atas tragedi tersebut. 

Berikut adalah rangkuman langkah strategis yang diambil otoritas kesehatan:

Kemenkes telah mengirimkan tim investigasi yang terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Inspektorat Jenderal, Ditjen SDM Kesehatan, hingga tim ahli profesi. 

Tim ini bertugas menelusuri secara komprehensif seluruh aspek, meliputi tata kelola wahana internsip, beban kerja, hingga proses skrining kesehatan peserta sebelum diterjunkan ke lapangan.

Proses pendalaman fakta tidak hanya dilakukan melalui wawancara dengan rekan sejawat, pendamping, dan keluarga, tetapi juga mencakup audit rekam medis serta penelusuran proses medical check-up almarhumah.

Menanggapi isu mengenai kondisi kesehatan penyerta almarhumah, Kemenkes memilih untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil verifikasi tim investigasi selesai sepenuhnya. 

Namun, lembaga ini menjanjikan tindakan keras jika ditemukan bukti adanya kelalaian prosedur.

"Apabila ditemukan ketidaksesuaian standar atau kelalaian, Kemenkes akan mengambil langkah tegas, termasuk pembekuan sementara wahana internsip maupun fasilitas kesehatan yang terlibat," tulis pernyataan resmi Kemenkes.

Hasil investigasi ini, nantinya tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan kasus dr. Myta, tetapi juga menjadi fondasi penguatan sistem perlindungan dokter internship secara nasional. 

Hal ini mencakup evaluasi terhadap mekanisme monitoring peserta, dan skrining kesehatan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Sementara itu, pihak RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi telah memanggil beberapa pihak untuk menggali keterangan terkait kematian dr Myta Aprilia Azmy, dokter lulusan Unsri yang sedang penugasan internship atau magang di RSUD tersebut.

Direktur RSUD KH Daud Arif, Sahala Simatupang menyatakan telah memanggil dokter yang sering berkomunikasi dengan dokter Myta. Dari hasil meminta keterangan kepada dokter tersebut, Sahala menyebut bahwa dokter Myta sudah lama sakit batuk disertai sesak napas.

"Sudah lama sakitnya. Dia itu masuk rumah sakit 11 Maret," katanya melalui ponsel, Sabtu (2/5/2026).

Terkait dugaan perundungan terhadap dokter Myta, Sahala membantahnya.

"Kalau di-bully, itu tidak benar. Saya sudah panggil dokter. Komite medik juga sudah saya panggil. Semua saya panggil," ujarnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.