25 April 2026

Get In Touch

Jemaah Calon Haji Asal Solo Wafat di Madinah, Kemenhaj Pastikan Penuhi Hak Badal

Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha. (foto: Tangkapan layar konferensi pers di kanal Youtube Kemenhaj).
Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha. (foto: Tangkapan layar konferensi pers di kanal Youtube Kemenhaj).

JAKARTA (Lentera) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyampaikan kabar duka dari Tanah Suci. Seorang jemaah calon haji (JCH) Indonesia asal Kloter SOC-3 Solo, Jawa Tengah, dilaporkan wafat di Madinah akibat serangan jantung.

"Kemenhaj turut menyampaikan duka cita atas wafatnya satu jemaah haji asal kloter SOC-3, Rodiyah (68), akibat serangan jantung," ujar Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha, dalam keterangan resmi melalui kanal Youtube Kemenhaj, dikutip pada Sabtu (25/4/2026).

Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan seluruh hak jemaah yang wafat tetap terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji sebagai bagian dari layanan ibadah.

"Pemerintah memastikan pemenuhan hak jemaah, termasuk pelaksanaan badal haji," tegas Ichsan.

Selain kabar duka tersebut, Kemenhaj juga menyebut masih adanya jemaah yang memerlukan penanganan kesehatan. Tercatat 93 jemaah menjalani rawat jalan, 2 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta satu jemaah harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Di tengah kondisi tersebut, Kemenhaj mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca di Madinah yang cukup ekstrem. Suhu diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 25 persen.

"Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh," kata Ichsan.

Ditambahkannya, aspek kesehatan jemaah menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia maupun otoritas Arab Saudi. Setiap laporan kesehatan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat layanan di lapangan.

"Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman," katanya.

Editor: Santi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.