03 April 2026

Get In Touch

Kementerian PU Turun Tangan Cek Infrastruktur Usai Gempa Bitung

Arsip:Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo usai meninjau fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang di Kota Malang, Januari 2025. (Santi/Lentera)
Arsip:Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo usai meninjau fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang di Kota Malang, Januari 2025. (Santi/Lentera)

JAKARTA (Lentera) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turun tangan melakukan pengecekan infrastuktur usai gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi.

"Untuk Minahasa Utara dan Bitung, sementara ini jalan-jalan dan jembatan masih aman," ujar Menteri PU, Dody Hanggodo, dalam diskusi dengan media di Jakarta, melansir Antara, Kamis (2/4/2026).

Meski demikian, dampak gempa tetap dirasakan pada sejumlah fasilitas pemerintah. Dody mengungkapkan, kantor Kementerian PU di wilayah Maluku Utara mengalami kerusakan berupa pecahnya kaca di seluruh bagian gedung.

"Yang terdampak memang kantor kami di Maluku Utara, seluruh kaca pecah," katanya.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas perkantoran untuk sementara dialihkan dengan sistem kerja dari rumah. Kebijakan ini diambil sembari menunggu perkembangan situasi dan arahan dari BMKG serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Di sisi lain, dampak lanjutan gempa juga terpantau di wilayah Gorontalo. Kementerian PU mencatat adanya gangguan pada sejumlah ruas jalan akibat longsor yang dipicu getaran kuat.

"Untuk wilayah Gorontalo, memang ada beberapa ruas jalan terdampak dan terjadi longsor di sejumlah titik," ungkap Dody.

Pemerintah pun bergerak cepat melakukan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan BPBD, BMKG, serta Basarnas guna mempercepat penanganan dan memastikan akses jalan tetap bisa dilalui masyarakat.

Dody menegaskan, langkah prioritas saat ini adalah menjaga kelancaran arus logistik dan mobilitas warga. Salah satu upaya yang disiapkan, yakni pembangunan jembatan darurat apabila ditemukan kerusakan serius pada infrastruktur penghubung.

"Kalau ada jalan rusak atau jembatan putus, kami akan segera berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, serta TNI-Polri untuk penanganan cepat," tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah juga telah menyiapkan skenario penanganan darurat secara menyeluruh, termasuk pengerahan sumber daya tambahan apabila ditemukan kerusakan yang lebih luas di lapangan.

Setelah situasi dinyatakan aman dan asesmen teknis rampung, Kementerian PU akan melanjutkan ke tahap perbaikan permanen terhadap infrastruktur yang terdampak. "Manakala diperlukan, berikutnya kami akan bangun kembali secara permanen," kata Dody.

Sebagai informasi, gempa bumi 7,6 magnitudo yang terjadi di perairan Bitung pada Kamis pagi dilaporkan terasa hingga wilayah Gorontalo. Getaran kuat yang berlangsung sekitar satu menit tersebut memicu kepanikan warga, yang berhamburan keluar rumah.

Editor:Santi,ist

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.