WASHINGTON (Lentera) - Badai yang melanda sebagian besar wilayah Amerika Serikat (AS) mengakibatkan lebih dari 7.000 penundaan dan pembatalan penerbangan, pada Selasa (17/3/2026) menurut RIA Novosti, mengutip data portal FlightAware.com.
Data tersebut menunjukkan bahwa hampir 6.300 penerbangan tertunda, dan lebih dari 1.000 dibatalkan di bandara-bandara AS demikian melansir Antara, Rabu (18/3/2026).
Gangguan paling serius terjadi di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta (Georgia), di mana lebih dari 200 penerbangan dibatalkan, dan sekitar 350 tertunda.
Selain itu, lebih dari 100 pembatalan dan hampir 400 penundaan tercatat di Fort Lauderdale (Florida), sementara di Bandara Internasional John F. Kennedy New York, penundaan dan pembatalan berdampak pada lebih dari 400 penerbangan, catat portal tersebut.
Menurut statistik, sekitar 60 penerbangan di Amerika Serikat telah dibatalkan untuk, Rabu (18/3/2026).
Badan Layanan Cuaca Nasional AS memperingatkan, pada Senin (16/3/2026) bahwa hujan salju lebat dan kondisi badai salju akan berlanjut di wilayah Midwest dan Great Lakes.
Sementara serangkaian badai juga akan melanda seluruh Pantai Timur, angin kencang dan tornado mungkin terjadi di banyak daerah. Ancaman tornado secara khusus dikeluarkan untuk ibu kota AS, hal yang relatif jarang terjadi.
Editor: Arief Sukaputra





.jpg)
