03 February 2026

Get In Touch

Raih Medali Emas Olimpiade Science Yogya

Nefla (kiri) bersama Nurlaila, ibunya, usai menerima medali di Yogya.
Nefla (kiri) bersama Nurlaila, ibunya, usai menerima medali di Yogya.

SURABAYA (Lentera) -Olimpiade Science Indonesia Internasional  yang diselenggarakan di Yogyakarta di hujung tahun 2025 lalu, mendapat perhatian dari para siswa SMP di seluruh Indonesia. Termasuk dari Surabaya yang mengirimkan utusan terbaiknya. Baik sekokah negeri maupun swasta.

Begitu juga Jakarta. Salah satu diantaranya SMPN 252 Jakarta.

Shafiyyah Nefla Wasima Nasrin, salah satu diantaranya.

Nafla, sapaan akrab Shafiah Nefla Wasima Nasrin, berangkat dengan teman kelompok belajarnya.

Mereka ramai-ramai naik kereta api (KA) dari Jakarta menuju Yogya.

Nefa mengikuti kategori life science: yaitu membikin penanganan utama buat virus preumonia.

Gara-gara memelihara virus yang membuat orang peradangan paru-paru, yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau jamur, Nefla, juga ketularan virus yang dibuatnya itu.

Ini ditandai dengan batuk berdahak atau demam dan sesak napas.

 "Di Yogya, kakak terkena virusnya. Untung cepat teratasi," kata puteri Letkol Laut Mohamad Haris yang dinas di Mabesal itu.

Meski sempat sakit. Nefla dan teman-temannya itu, berhasil menyabet medali emas, pada olimpiade bergensi yang diselengarakan pada 18-21 Desember 2025 itu.

"Kami bukan diutus sekolah. Tapi atas inisiatif bersama teman-teman kelompok belajar," cerita gadis cilik, kelahiran Surabaya, yang pernah sekokah sampai kelas 3 SD di Al Azhar 35 itu, mengisahkan pengalamannya.

Cerita dia. Ribuan pesaing dari berbagai daerah di pulau Jawa itu, membuat mereka harus betul-betul siap.

Meski pesaingnya cukup berat, antara lain utusan dari Al Azhar Surabaya, maupun Jakarta, namun mereka berhasil menyihkan yang lainnya.

Ini berkat kesiapannya yang bermjnggu-minggu.

"Di kelompok belajar, kami dipersiapkan untuk bertarung oleh guru pembimbing," cerita Neflah,  juara satu lomba matematika wilayah Jakarta Timur, 2025 ini penuh semangat.

Siswa kelas 1 SMP itu, sekarang sedang ancang-ancang lagi untuk mengikuti olimpiade yang sama, diselenggarakan di Bali pada tahun 2026 (*)

Penulis: Nazaruddin Ismail, Wartawan Senior|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.