15 May 2026

Get In Touch

Marak Kriminalitas, Bupati Lumajang Perintahkan 825 Dusun Pasang CCTV

Bupati Lumajang, Indah Amperawati pimpin rapat keamanan, Jumat (8/5/2026) malam(foto:ist/Kompas.com)
Bupati Lumajang, Indah Amperawati pimpin rapat keamanan, Jumat (8/5/2026) malam(foto:ist/Kompas.com)

LUMAJANG (Lentera) - Bupati Lumajang, Indah Amperawati memerintahkan seluruh dusun di wilayahnya memasang kamera pengawas atau CCTV, menyusul maraknya aksi kriminalitas dalam dua pekan terakhir. 

Aksi kriminalitas yang terjadi meliputi pencurian, begal, penjambretan, hingga pelemparan batu ke kaca kendaraan. 

 

Diketahui, Kabupaten Lumajang terdapat 825 dusun yang tersebar di 198 desa dan 21 kecamatan. Indah mengatakan, pemasangan CCTV di seluruh dusun ditargetkan rampung pada pekan depan. 

 

Untuk mempercepat pemasangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang juga akan menggelontorkan dana dusun sebesar Rp 50 juta per dusun. Dana tersebut diprioritaskan untuk memperkuat keamanan wilayah dari tindak kriminalitas.

 

“Saya minta minggu depan ini semua dusun sudah terpasang kamera CCTV, tadi saya juga perintahkan agar pencairan dana dusun dipercepat,” kata Indah di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang mengutip Kompas.com, Senin (11/5/2026). 

 

Indah menjelaskan, pemasangan CCTV bertujuan mempermudah aparat kepolisian melacak identitas pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah juga akan memberikan pendampingan apabila terdapat kendala teknis di lapangan, termasuk persoalan jaringan internet dan wifi. 

 

“Apabila terkendala dengan adanya wifi dan lain-lain, segera akan kita lakukan pengawalan dari kabupaten,” katanya. 

 

Diterangkannya, langkah percepatan pemasangan CCTV dilakukan setelah pemerintah daerah mengevaluasi sistem keamanan wilayah. Menurut Indah, seluruh unsur terkait mulai dari Forkopimda hingga Forkopimca selama ini telah menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing. 

 

Namun, infrastruktur pendukung untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas dinilai masih kurang. 

 

“Kalau semua stakeholder dari Forkopimda, Forkopimca, saya pikir semua sudah bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” tutupnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.