13 April 2026

Get In Touch

Negosiasi Tanpa Kesepakatan, Ghalibaf: AS Gagal Raih Kepercayaan Teheran

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. (REUTERS)
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. (REUTERS)

JAKARTA (Lentera) - Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang digelar di Islamabad, Pakistan, pada Minggu (12/4/2026) berakhir tanpa kesepakatan. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan Washington gagal memperoleh kepercayaan Teheran dalam negosiasi tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ghalibaf melalui utas di akun media sosial, X miliknya, tak lama setelah delegasi kedua negara dilaporkan meninggalkan Pakistan tanpa hasil konkret.

"Rekan-rekan saya di delegasi Iran mengajukan inisiatif konstruktif, namun pada akhirnya pihak lain tidak mampu mendapatkan kepercayaan delegasi Iran dalam putaran negosiasi ini," ujar Ghalibaf, mengutip Kumparan, Minggu (12/4/2026).

Ghalibaf yang turut terlibat dalam tim negosiasi bersama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menekankan Iran telah menunjukkan sikap terbuka dan berorientasi ke depan dalam pembicaraan tersebut.

Meski demikian, ia menilai langkah tersebut belum diimbangi oleh komitmen serupa dari pihak Washington, sehingga membuat kepercayaan yang menjadi fondasi utama perundingan tidak dapat terbangun.

Lebih lanjut, Ghalibaf menyatakan kini bola ada di tangan Amerika Serikat untuk menentukan arah hubungan ke depan. Ia menegaskan, AS telah memahami posisi dan prinsip Iran selama proses negosiasi.

"AS telah memahami logika dan prinsip Iran, sekarang saatnya mereka memutuskan apakah bisa mendapatkan kepercayaan kami atau tidak," tegasnya.

Di sisi lain, Ghalibaf tetap menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Pakistan atas perannya sebagai fasilitator dalam perundingan tersebut. Ia menyebut Pakistan sebagai negara sahabat yang telah berupaya mendorong dialog antara kedua pihak.

"Saya juga berterima kasih atas upaya negara sahabat dan saudara kami, Pakistan, dalam memfasilitasi proses negosiasi ini, dan saya menyampaikan salam kepada rakyat Pakistan," katanya.

Editor: Santi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.