21 March 2026

Get In Touch

Mudik 2026, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Warga Matikan Listrik dan Lapor RT

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni. (Amanah/Lentera)
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera)- Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengimbau warga Surabaya untuk memastikan keamanan rumah sebelum meninggalkan kota untuk mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

Ia menuturkan kesiapan warga menjadi faktor penting untuk mencegah potensi kebakaran maupun tindak kejahatan selama masa mudik Lebaran. Terutama ketika banyak rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong.

Menurut Fathoni, salah satu langkah paling penting yang harus dilakukan warga adalah melapor kepada pengurus lingkungan setempat, khususnya ketua RT, sebelum berangkat mudik. Dengan adanya laporan tersebut, pengurus lingkungan dapat mengoordinasikan pemantauan rumah kosong melalui petugas keamanan lingkungan atau sistem ronda malam.

“Warga yang akan mudik diharapkan melapor terlebih dahulu kepada ketua RT agar rumah yang ditinggalkan tetap terpantau dan lebih aman,” ucap Fathoni, Sabtu (21/3/2026).

Selain itu, politisi dari Golkar ini juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman. Warga diminta mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan guna menghindari risiko korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.

Imbauan serupa juga ditujukan kepada pemilik toko maupun pelaku usaha yang menutup tempat usahanya selama masa mudik. Mereka diminta berkoordinasi dengan keamanan lingkungan setempat agar lokasi usaha tetap dalam pengawasan.

Fathoni juga mengapresiasi budaya gotong royong masyarakat Surabaya dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk melalui iuran siskamling. "Partisipasi warga ini menjadi langkah preventif yang efektif untuk menjaga ketertiban masyarakat selama libur Lebaran," tuturnya.

Selain mengimbau warga, ia juga meminta pemerintah kota melalui Satpol PP dan BPBD Linmas untuk meningkatkan patroli selama masa mudik. Hal ini dinilai penting, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana seperti pohon tumbang maupun gangguan jaringan listrik.

"Dengan koordinasi antara warga dan pemerintah, masyarakat dapat menjalani mudik dengan tenang dan kembali ke rumah dalam kondisi aman," tutupnya.

Reporter: Amanah/Editor:Widyawati

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.