21 March 2026

Get In Touch

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa dan Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

Ilustrasi bendera Iran. (foto:ist/Ant/Anadolu)
Ilustrasi bendera Iran. (foto:ist/Ant/Anadolu)

TEHERAN (Lentera) - Militer Iran menyerang target di Yerusalem Barat, Haifa, dan pangkalan udara militer Amerika Serikat (AS) Al Dhafra di Uni Emirat Arab pada Jumat (20/3/2026), kata Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

"Selama fase ke-66 Operasi Janji Sejati 4, target di Yerusalem Barat, Haifa, dan pangkalan AS Al Dhafra di wilayah tersebut berhasil dihantam," kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Iran YJC melansir Antara, Jumat (20/3/2026).

Rudal yang digunakan dalam serangan itu termasuk Kheibar Shekan, Zolfaghar, dan Qadr, bersama dengan drone atau pesawat nirawak, kata pasukan elite milik Iran tersebut.

Iran telah menyerang wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah, sebagai tanggapan terhadap operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.

Hari pertama aksi militer tersebut menyaksikan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei gugur dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan porak poranda. 

Iran memperkirakan, jumlah korban tewas lebih dari 1.300 orang.

Awalnya, AS dan Israel mengeklaim melakukan serangan "pencegahan" untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.