13 March 2026

Get In Touch

Bupati Mas Dhito dan Istri Ajak Ratusan Anak Yatim Kediri Belanja Baju Lebaran dan Bukber

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan istri, Eriani Annisa Hanindhito menyalami 200 anak yatim se-Kabupaten Kediri yang diajak belanja baju Lebaran dan buka bersama (bukber), Kamis (12/3/2026).
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan istri, Eriani Annisa Hanindhito menyalami 200 anak yatim se-Kabupaten Kediri yang diajak belanja baju Lebaran dan buka bersama (bukber), Kamis (12/3/2026).

KEDIRI (Lentera) - Mendekati Lebaran setiap anak selalu menanti hari paling ditunggu, dimana mereka dibelikan baju baru.

Momen inilah yang membuat Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, menginisiasi mengajak anak-anak yatim berbelanja baju baru untuk Lebaran.

Sebanyak 200 anak yatim dari 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri diajak berbelanja baju lebaran di pusat perbelanjaan Kediri Town Square, Kamis (12/3/2026).

Senyum bahagia terlihat di wajah anak-anak ini, karena mereka dengan bebas memilih sendiri pakaian yang disuka.

"Tidak semua anak bisa mendapatkan sebagaimana yang anak-anak lain dapatkan, seperti baju lebaran baru atau pun makanan. Harapan kita tak lain hanya ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah bersama anak-anak ini," kata Bupati Kediri yang biasa disapa Mas Dhito didampingi istrinya Mbak Cicha.

Menurut Mas Dhito, awalnya bersama TP PKK Kabupaten Kediri berencana memberikan paket makanan bagi anak-anak yatim.

Hanya saja, berdasarkan masukan dari berbagai pihak, saat mendekati Lebaran sudah banyak yang mengirim makanan hingga akhirnya dipilih memberikan hadiah baju lebaran.

Tujuan mereka diajaknya langsung berbelanja, supaya anak-anak ini bisa memilih sendiri pakaian yang disukai.

Disisi lain, kegiatan ini juga memberikan pengalaman baru, karena tak dipungkiri ada diantara anak-anak ini yang belum pernah masuk ke pusat perbelanjaan.

Kegiatan mengajak anak yatim berbelanja baju lebaran di pusat perbelanjaan ini, juga dilakukan tahun sebelumnya. Hanya saja, kali ini anak-anak anak tidak diberikan uang tunai untuk dibelanjakan, melainkan dalam bentuk voucher dengan nilai Rp500 ribu tiap anak.

"Kita berikan dalam bentuk voucher, supaya bisa dimaksimalkan oleh anak-anak," ungkap Mas Dhito.

Dalam berbelanja baju lebaran, anak-anak yatim ini didampingi dua pendamping dari tiap kecamatan termasuk satu orang dari petugas pusat pembelanjaan.

Setelah selesai berbelanja, mereka pun diajak ke Pendopo Panjalu Jayati untuk buka puasa bersama (bukber).

Melengkapi kebahagiaan anak-anak ini, setelah sebelumnya berbelanja baju baru dalam momen buka bersama tersebut juga dilakukan pembagian bingkisan lebaran termasuk tas untuk perlengkapan sekolah.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.