02 March 2026

Get In Touch

Serangan Balasan Iran, Lima Bandara di Empat Negara Arab Rusak

Rudal dan pesawat tak berawak yang ditembakkan ke pangkalan AS dinetralisir di Bandara Internasional Erbil di Erbil, Irak. (Anadolu)
Rudal dan pesawat tak berawak yang ditembakkan ke pangkalan AS dinetralisir di Bandara Internasional Erbil di Erbil, Irak. (Anadolu)

SURABAYA (Lentera) - serangan rudal dan drone Iran sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat (AS) -Israel, menurut pernyataan resmi dan laporan media mengakibatkan lima bandara di empat negara Arab mengalami kerusakan. 

Melansir Anadolu pada Minggu (1/3/2026), serangan  balasan Iran menargetkan bandara di Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Irak. Serangan itu juga menewaskan satu orang, melukai beberapa lainnya, dan menyebabkan kerusakan material.

Bandara Abu Dhabi mengatakan pada hari Minggu (1/3/2026) bahwa pihak berwenang sedang menangani insiden yang diakibatkan oleh pencegatan drone tak dikenal yang menargetkan Bandara Internasional Zayed.

Pencegatan tersebut menyebabkan puing-puing berjatuhan, menewaskan seorang warga negara Asia dan melukai tujuh lainnya, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Kantor Media Pemerintah Dubai juga melaporkan insiden di Bandara Internasional Dubai pada Sabtu malam (28/2/2026) menyebabkan empat orang terluka, yang semuanya menerima bantuan medis darurat, kata kantor tersebut, tanpa memberikan rincian tentang tanggung jawab.

Selain itu, dua drone menargetkan Bandara Internasional Kuwait pada Sabtu malam (28/2/206). Serangan tersebut menyebabkan kerusakan material dan cedera ringan pada beberapa pekerja.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kuwait mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan drone menyebabkan kerusakan material terbatas dan cedera pada personel bandara.

Drone kedua menyerang proyek Terminal 2 (T2) baru di bandara yang sama, hanya menyebabkan kerusakan material, menurut kantor berita negara KUNA, mengutip Kementerian Pekerjaan Umum.

Bandara Internasional Bahrain juga menjadi sasaran drone yang mengakibatkan kerusakan material tetapi tanpa korban jiwa, kata Kementerian Dalam Negeri pada Minggu pagi (1/3/2026).

Sedangkan di Irak utara, sebuah drone jatuh di dekat Bandara Internasional Erbil di wilayah Kurdi negara itu pada Minggu pagi (1/3/2026), menurut media lokal.

Media Irak, termasuk Naynawh Al-Ghad TV, melaporkan bahwa drone tersebut mendarat di dekat bandara, tempat pangkalan militer AS berada. Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap hitam mengepul di dekat area tersebut.

Insiden tersebut terjadi setelah kelompok Syiah Irak yang dikenal sebagai Saraya Awliya al-Dam mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak bunuh diri yang menargetkan fasilitas militer AS di wilayah tersebut.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Sabtu (28/2/2026). Kemudian  Teheran melakukan serangan balasan berupa rudal dan pesawat tak berawak.

Iran pada hari Minggu (1/3/2026) mengkonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pejabat tinggi dalam serangan Israel dan AS terhadap negara tersebut. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.