21 February 2026

Get In Touch

Harga Minyak Turun Dampak Negosiasi Nuklir AS-Iran

Ilustrasi penurunan harga minyak mentah. (aktual)
Ilustrasi penurunan harga minyak mentah. (aktual)

SURABAYA (Lentera) - Kesepakatan positif antara Amerika Serikat dengan Iran membawa dampak pada penurunan harga minyak. Penurunan terjadi setelah pembicaraan mengenai program nuklir anggota OPEC tersebut mengurangi premi risiko minyak mentah.

Harga West Texas Intermediate (WTI) sedikit berubah di atas US$62 per barel setelah berakhir 0,9% lebih rendah pada Selasa setelah libur panjang akhir pekan di AS, sementara Brent ditutup di atas US$67.

Harga minyak mentah telah naik sepanjang tahun ini akibat kekhawatiran geopolitik, termasuk ketegangan Iran, lebih besar daripada peringatan bahwa pasar global menghadapi kelebihan pasokan yang akan menyeret harga turun, melansir Bloomberg.

Teheran mengatakan telah mencapai "kesepakatan umum" dengan Washington mengenai syarat-syarat kesepakatan potensial. Sementara itu, pejabat AS mengatakan para negosiator Iran dijadwalkan akan kembali dengan proposal baru dalam dua pekan.

Konfrontasi di Republik Islam Iran—yang diguncang oleh gelombang protes anti-pemerintah pada Januari—telah memperkuat kekhawatiran di kalangan pelaku pasar bahwa produksi minyak atau jalur pasokan vital seperti Selat Hormuz akan terganggu jika terjadi bentrokan militer.

Kemajuan diplomatik yang tampak ini terjadi meski pengerahan militer semakin meningkat. Iran mengatakan pada Selasa bahwa mereka akan menutup sebagian Selat Hormuz—titik krusial bagi ekspor energi dari kawasan penghasil minyak terbesar di dunia—selama beberapa jam karena latihan militer. AS telah mengirim kapal induk kedua.

Harga:
WTI untuk pengiriman Maret turun 0,1% menjadi US$62,25 per barel pada pukul 7.30 pagi di Singapura.
Brent untuk pengiriman April ditutup 1,8% lebih rendah menjadi US$67,42 per barel pada Selasa waktu AS. (*)

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.