Pemkot Palangka Raya Siapkan Pasar Ramadhan 2026, Utamakan Kenyamanan Pengunjung dan Penguatan UMKM
PALANGKA RAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya mematangkan persiapan Pasar Ramadan 2026 yang akan dipusatkan di kawasan Datah Manuah, Jalan Yos Sudarso, mengusung konsep baru dengan area yang lebih tertata, modern, dan berorientasi pada kenyamanan pengunjung serta penguatan UMKM lokal.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal mengutarakan pembenahan konsep dilakukan sebagai tindak lanjut, atas meningkatnya animo masyarakat dan pelaku usaha terhadap hadirnya Pasar Ramadhan.
“Kami merancang Pasar Ramadhan lebih tertib dan modern tahun ini, sehingga bukan sekadar tempat jual beli, melainkan menjadi ruang publik yang aman, nyaman dan representatif,” papar Samsul, Kamis (12/2/2026).
Ia menerangkan, salah satu perubahan utama yaitu pada penyeragaman tenda tenant lengkap dengan fascia branding, guna memperkuat identitas usaha sekaligus menciptakan tampilan pasar yang lebih estetik dan profesional.
Ia menilai, langkah ini penting dalam rangka meningkatkan daya tarik pasar sekaligus memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM yang turut berpartisipasi.
Samsul menambahkan, selain penataan visual, panitia juga mempersiapkan rekayasa arus pengunjung, dengan pemisahan jalur masuk dan keluar melalui gerbang khusus, hal ini untuk menghindari kepadatan di satu titik.
“Alur sirkulasi akan diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan massa, karena kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, fasilitas pendukung juga diperluas, mulai dari penyediaan meja dan kursi untuk berbuka puasa di lokasi, musala, toilet bersih, hingga area swafoto. Bahkan, Pasar Ramadhan Datah Manuah dirancang sebagai destinasi wisata religi keluarga.
Selain itu, untuk menarik agar pengunjung bisa menghabiskan waktu lebih lama, panitia menyediakan panggung hiburan yang akan diisi komunitas kreatif dan seniman lokal Palangka Raya.
“Kami ingin menjadikan Pasar Ramadhan buka hanya sebagai pusat kuliner, tapi juga menjadi ruang interaksi dan hiburan yang sehat bagi masyarakat setempat,” jelasnya.
Samsul menginformasikan, jika Pemkot membuka kesempatan luas bagi pelaku usaha dan UMKM untuk berpartisipasi dan segera mendaftar melalui kanal resmi panitia.
"Selain mendorong transaksi jual beli, Pasar Ramadhan juga berfungsi sebagai ruang silaturahmi lintas masyarakat di kota yang majemuk, karena bukan hanya untuk umat Muslim, tapi terbuka umum untuk seluruh masyarakat," pungkasnya.
Lokasi utama Pasar Ramadhan berada di Datah Manuah, selain itu di beberapa tempat lainnya seperti di depan SMA Negeri 1 Palangka Raya, Masjid Raya Darussalam, dan di Pasar Rajawali.
Reporter: Novita/Editor: Ais





.jpg)
