03 February 2026

Get In Touch

Awal 2026, Survei BI Sebut Warga Malang Yakin Ekonomi Makin Baik

Ilustrasi: Kegiatan ekonomi di Pasar Klojen, Kota Malang. (Santi/Lentera)
Ilustrasi: Kegiatan ekonomi di Pasar Klojen, Kota Malang. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Keyakinan warga Malang terhadap kondisi ekonomi pada awal tahun 2026 terpantau tetap kuat,  ini tergambar dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) Malang pada Januari 2026 yang menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun 6 bulan mendatang yang akan semakin baik.

"Tingkat keyakinan konsumen masih berada pada level optimis. Indikator tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2026 yang tercatat sebesar 152,2 atau masih jauh di atas angka 100 yang menjadi batas optimisme," ujar Kepala Perwakilan BI Malang, Febrina melalui pernyataan resminya, Selasa (3/2/2026).

Meski sedikit menurun dibandingkan Desember 2025 yang berada di angka 152,8, Febrina menegaskan posisi IKK tersebut relatif stabil. "Artinya, persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi belum mengalami perubahan signifikan dan tetap berada pada zona positif," tambahnya.

Berdasarkan hasil survei, sambung Febrina, optimisme warga juga terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang pada Januari 2026 tercatat sebesar 139,2. Angka ini menunjukkan mayoritas responden merasa kondisi ekonomi mereka saat ini masih baik.

Seluruh komponen pembentuk IKE masih berada di atas angka 100, katanya, menandakan persepsi positif terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta kemampuan membeli barang kebutuhan jangka panjang.

Menurut Febrina, salah satu komponen yang cukup terlihat mengalami peningkatan adalah indeks penghasilan saat ini. Pada Januari 2026, indeks tersebut naik menjadi 145,0 dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 140,0.

Sementara itu, indeks ketersediaan lapangan kerja dan indeks pembelian barang tahan lama (durable goods) masing-masing tercatat sebesar 132,0 dan 140,5.

Meski sedikit termoderasi dibandingkan Desember 2025, Febrina menyebut kedua indikator itu masih menunjukkan masyarakat merasa peluang kerja tetap tersedia dan masih berani melakukan pembelian barang bernilai besar.

"Tidak hanya melihat kondisi saat ini, survei BI juga menangkap ekspektasi warga terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan. Hasilnya, optimisme tersebut bahkan lebih kuat," katanya. 

Hal itu terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Januari 2026 yang mencapai 165,2. Angka ini menunjukkan keyakinan tinggi bahwa kondisi ekonomi akan semakin membaik dalam waktu mendatang.

Pada komponen pembentuknya, indeks ekspektasi penghasilan tercatat sebesar 167,5 dan indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 160,0. Meski sedikit turun dibanding bulan sebelumnya, keduanya masih berada pada level optimis.

Menariknya, indeks ekspektasi kegiatan usaha justru mengalami peningkatan. Pada Januari 2026, indeks ini naik menjadi 168,0 dari sebelumnya 164,0 di Desember 2025. Hal ini mengindikasikan masyarakat percaya aktivitas usaha dan perekonomian akan semakin bergairah.

Febrina menegaskan, seluruh indikator survei menunjukkan keyakinan ekonomi masyarakat di Malang pada awal 2026 berada dalam kondisi sangat positif. 

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.