03 February 2026

Get In Touch

Setelah Rojali, Rohana, dan Rohalus, Kini Muncul Rocadoh di Mal

Pemandangan di salah satu pusat perbelanjaan.
Pemandangan di salah satu pusat perbelanjaan.

SURABAYA (Lentera) - Setelah rombongan jarang beli (rojali), rombongan hanya nanya (rohana), rombongan hanya elus-elus (Rohalus) yang beberapa waktu lalu banyak bergentayangan di pusat perbelanjaan, saat ini muncul fenomena di mana banyak ditemui rombongan cari jodoh (rocadoh) di mal-mal.

Munculnya rocadoh di mal ini menggambarkan berevolusinya pencarian jodoh dari aplikasi daring ke dunia fisik dengan mendatangi pusat perbelanjaan. Salah satu pelopor tren ini adalah Cindo Match, yang membuka gerai fisik di Mall of Indonesia (MOI), Jakarta Utara, dan aktif menggelar acara serupa di berbagai mal, seperti Green Sedayu Mall di Jakarta Barat.

Melansir akun facebook Fakta Unik dan Menarik, awalnya Cindo Match bermula dari komunitas kecil yang ingin membantu anggotanya menemukan pasangan. Seiring banyaknya peminat, khususnya dari kalangan Tionghoa-Indonesia, layanan ini berkembang dan akhirnya dibuka untuk umum.

Proses pendaftaran dirancang ketat dengan menjaga privasi peserta. Calon anggota mengisi formulir data pribadi yang dikurasi untuk dibuatkan CV, dengan syarat seperti batas usia minimal dan pendidikan sarjana. Data sensitif seperti NIK dan foto asli tidak digunakan demi kerahasiaan.

Setelah lolos kurasi, peserta bisa memilih beberapa paket berbayar, mulai dari Rp50.000 untuk pemajangan CV di gerai hingga paket bundling seharga Rp250.000 yang memungkinkan memilih enam CV. Jika ada kecocokan, pihak Cindo Match akan menjembatani perkenalan dan komunikasi dilanjutkan secara pribadi.

Keberadaan gerai di mal sengaja dipilih untuk membantu meningkatkan kunjungan, dan antusiasme pengunjung biasanya ramai di akhir pekan. Selain di mal, Cindo Match berencana mengadakan acara di lokasi non-mal. Fenomena ini menandai pergeseran cara mencari pasangan dari dunia digital ke ruang publik seperti pusat perbelanjaan.

"Awalnya buat Cindo aja ya, tapi setelah melihat adanya potensi minat dari non-Cindo cukup tinggi, akhirnya kami mencoba untuk masyarakat yang lain," kata pengelola Cindo Match melansir CNBC Indonesia, Sabtu(31/1/2026).

Ajang cari jodoh tersebut sempat di gelar di dua mal berbeda, yakni di Pakuwon City Mall, Surabaya Jawa Timur pada 22-23 November 2025 dan di Green Sedayu Mall, Cengkareng, Jakarta Barat pada 24-25 Januari 2026.

"Selain gerai di MOI, kami juga sudah pernah menggelar event cari jodoh di Pakuwon City Mall dan Green Sedayu Mall," jelas pengelola.

Antusias pengunjung ajang cari jodoh ini pun cukup banyak dan turut membantu meningkatkan okupansi mal saat kegiatan tersebut berlangsung.

Di satu sisi, ajang cari jodoh di mal menjadi salah satu cara unik pengelola mal untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda untuk pelanggannya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari beberapa program yang diselenggarakan oleh mal dan komunitas tertentu.

"Acara tersebut merupakan salah satu dari berbagai program kegiatan ataupun aktivitas yang diselenggarakan oleh pusat perbelanjaan, termasuk diantaranya berbagai acara yang terkait antara lain seperti edukasi, kebudayaan, musik, hiburan, hobby, sosial dan lain sebagainya," kata Alphonzus Widjaja melansir CNBC Indonesia.

Karena mal menjadi salah satu fasilitas publik yang memiliki fungsi strategis, oleh karena itu, banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan acara ataupun aktivitas.

Bagi mal, kegiatan-kegiatan termasuk pencarian jodoh tentunya tak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman yang menarik bagi para pengunjungnya.

Selain itu, dengan adanya kegiatan tertentu di mal, hal ini dapat meningkatkan kunjungan ke mal dan yang paling utama untuk meningkatkan penjualan, terutama tenant-tenant yang ada di mal. (*)


Editor : Lutfiyu Handi/berbagai sumber
 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.