Pemkab Blitar Perkuat Komitmen Inovasi Daerah, Beri Penghargaan Sembilan Perangkat Daerah
BLITAR (Lentera) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memperkuat komitmen inovasi daerah, dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan memberikan penghargaan kepada sembilan Perangkat Daerah (PD).
Rakor Penguatan Komitmen Inovasi Daerah Kabupaten Blitar Rahun 2026 dipimpin langsung oleh Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, dan Sekretaris Daerah Khusna Lindarti di Ruang Rapat Candi Penataran Kantor Bupati Blitar, Selasa (27/1/2026).
Dengan diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan UPT Puskesmas ini, juga menghadirkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, Andriyanto.
Bupati Rijanto menuturkan, Inovasi daerah harus menjadi bagian dari budaya kerja dan kinerja organisasi.
"Serta terintegrasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kinerja perangkat daerah," tutur Bupati Rijanto dalam sambutannya.
Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Blitar tersebut juga berharap, inovasi yang diciptakan dapat menjawab persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan berdampak.
"Sehingga visi misi untuk membawa Kabupaten Blitar menjadi lebih berdaya dan berjaya dapat terwujud," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, Andriyanto dalam paparannya menyampaikan, bahwa Inovasi sangat penting dan merupakan kunci utama, guna adaptasi dan keberlanjutan organisasi.
"Untuk memecahkan masalah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempertahankan daya saing dan revelensi dalam jangka panjang," jelasnya.
Andriyanto menambahkan, kedepan Pemkab Blitar memiliki perspektif Inovasi dengan terus membangun institusi yang adaptif, produktif dan kompetitif imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, diagendakan pula penyerahan Piagam Penghargaan kepada 9 Perangkat Daerah atas kontribusi Pelaporan Inovasi Daerah dalam rangka Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Blitar Tahun 2025.
Diantaranya, Bappedalitbang, Bapenda, Dinkes, DPM-PTSP, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Dinkop UKM, Disnaker dan UPT Puskesmas.
Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra





.jpg)
