01 December 2025

Get In Touch

Penembakan Saat Pesta Ulang Tahun di California, Empat Tewas dan 10 Terluka

Ilustrasi penembakan saat acara pesta ulang tahun di California, AS. (foto:ist/Tribunnews/Shuterstock)
Ilustrasi penembakan saat acara pesta ulang tahun di California, AS. (foto:ist/Tribunnews/Shuterstock)

STOCKTON (Lentera) - Penembakan saat acara pesta ulang tahun terjadi di sebuah ballroom di Stockton, California, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (29/11/2025).

Dikutip dari ABC News, insiden ini mengakibatkan empat orang tewas dan melukai 10 orang lainnya.

Juru bicara Kantor Sheriff San Joaquin, Heather Brent menuturkan korban terdiri dari anak-anak dan orang dewasa.

Namun, dia masih enggan untuk merilis daftar korban tewas maupun luka-luka.Brent menyebut ada dugaan bahwa acara keluarga ini memang sudah ditargetkan oleh pelaku penembakan.

"Indikasi awal menunjukkan ini mungkin merupakan insiden yang ditargetkan. Namun, penyelidikan masih berlangsung sehingga informasi yang saya sampaikan masih terbatas," katanya dalam konferensi pers merilis Tribunnews, Minggu (30/11/2025).

Terpisah, Wakil Wali Kota Stockton, Jason Lee menuturkan bahwa penembakan terjadi saat sebuah pesta ulang tahun.

Dia menyebut telah berkoordinasi dengan aparat, untuk menyelidiki secara intensif terkait penembakan ini.

"Saya sedang berkoordinasi dengan staf dan petugas keamanan publik untuk memahami secara pasti apa yang terjadi, dan saya akan mendesak agar jawaban diberikan," jelasnya dikutip dari postingan di akun Facebooknya.

Di sisi lain, polisi setempat menyebut menerima laporan adanya penembakan pada Sabtu sore waktu setempat sekira pukul 18.00. Adapun laporan menyebutkan, bahwa penembakan terjadi di dalam ruang pesta yang terbagi dengan area parkir.

Sementara itu, Gubernur California, Gavin Newsom, telah memberikan pengarahan kepada aparat terkait penyelidikan yang akan dilakukan.

“Malam ini, kota kita menghadapi situasi yang menyedihkan dan menyakitkan. “Mohon doakan korban, keluarga mereka, dan petugas tanggap darurat kita," ujar Newsom, dikutip dari The Guardian.

Insiden yang terjadi di Stockton menambah daftar panjang penembakan massal, yang terjadi di seluruh negara bagian di AS.

Menurut arsip yang berisi terkait kekerasan senjata api, setidaknya ada 380 penembakan massal yang terjadi di AS hingga saat ini. Rata-rata korban akibat insiden tersebut sebanyak empat orang per peristiwa. Sehingga jika ditotal, sudah ada 1.520 korban penembakan massal.

Adapun jumlah tersebut belum termasuk pelaku yang mengakhiri hidup dengan senjata yang digunakannya.

 


Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.